Selamat Datang di Blog Resmi **Majlisarrahman.blogspot.com ** Majelis Dzikir Ratibul Al-Habib Abdullah Bin Alwi Al-Haddad wa Maulidun Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam (Dzikrullah wa Dzikrurrosul SAW) Jakarta - Indonesia. Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Kami**

 photo oji_zpsb336d6d8.gif
Selamat Datang di Blog Resmi **Majlisarrahman.blogspot.com ** TUNJUKKAN KEPERDULIAN DAN BAKTI KITA PADA PEMBENAHAN ISLAM DENGAN TURUT MENYUMBANGKAN HARTA KITA SEBAGAI SAKSI, BANTUAN KITA ADALAH CERMIN KADAR IMAN KITA, RASULULLAH SAW BERSABDA : SETIAP HARI TURUN DUA MALAIKAT MULIA KE BUMI DAN BERDOA, WAHAI ALLAH BERI ORANG YANG BERINFAQ KESEJAHTERAAN, DAN BERI ORANG YANG KIKIR KEHANCURAN ( shahih Bukhari ). Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Kami**

Rabu, 12 Desember 2012

Shalawat Imam Ibn Masyisy Qaddasallahu Sirrahu

Shalawat Ibn Masyisy

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مَنْ مِنْهُ انْشَقَّتِ اْلاَسْرَارُ .وَانْفَلَقَتِ اْلاَنْوَارُ . وَفِيْهِ ارْتَقَتِ الْحَقَائِقُ . وَتَنَزَّلَتْ عُلُوْمُ آدَمَ فَاَعْجَزَ الْخَلاَئِقَ . وَلَهُ تَضَاءَلَتِ الْفُهُومُ فَلَمْ يُدْرِكْهُ مِنَّا سَابِقٌ وَلاَ لاَحِقٌ . فَرِيَاضُ الْمَلَكُوْتِ بِزَهْرِ جَمَالِهِ مُوْنِقَةٌ . وَحِيَاضُ الْجَبَرُوْتِ بِفَيْضِ اَنْوَارِهِ مُتَدَفِّقَةٌ . وَلاَ شَيْئَ اِلاَّ هُوَ مَنُوْطٌ اِذْ لَوْلاَ الْوَاسِطَةُ لَذَهَبَ كَمَا قِيْلَ الْمَوْسُوْط . صَلاَةً تَلِيْقُ بِكَ مِنْكَ اِلَيْهِ كَمَا هُوَ اَهْلُهُ . اَللَّهُمَّ اِنَّهُ سِرُّكَ الْجَامِعُ الدَّالُّ عَلَيْكَ وَحِجَابُكَ اْلاَعْظَمُ اْلقَائِمُ لَكَ بَيْنَ يَدَيْكَ . اَللَّهُمَّ أَلْحِقْنِى بِنَسَبِهِ . وَحَقِّقْنِىْ بِحَسَبِهِ . وَعَرِّفْنِىْ اِيَّاهُ مَعْرِفَةً اَسْلَمُ بِهَا مِن مَوَارِدِ الْجَهْلِ  . وَاَكْرَعُ بِهَا مِنْ مَوَارِدِ الْفَضْلِ . وَاحْمِلْنِىْ عَلَى سَبِيْلِهِ إِلَى حَضْرَتِكَ حَمْلاً مَحْفُوْفًا بِنُصْرَتِكَ . وَاقْذِفْ بِىْ عَلَى الْبَاطِلِ فَأَدْمَغَهُ . وَزُجَّ بِىْ فِيْ بِحَارِ اْلاَحَدِيَّةِ . وَانْشُلْنِيْ مِنْ اَوْحَالِِ التَّوْحِيْدِ . وَأَغْرِقْنِيْ فِيْ عَيْنِ بَحْرِ الْوَحْدَةِ حَتَّى لاَ أَرَى وَلاَ اَسْمَعَ وَلاَ اَجِدَ وَلاَ اُحِسَّ اِلاَّ بِهَا . وَاجْعَلْ حِجَابَ اْلاَعْظَمَ حَيَاةَ رُوْحِىْ وَرُوْحَهُ سِرَّ حَقِيْقَتِىْ وَحَقِيْقَتَهُ جَامِعَ عَوَالِمِيْ بِتَحْقِيْقِ الْحَقِّ اْلاَوَّلِ . يَا اَوَّلُ يَاآخِرُ يَاظَاهِرُ يَا باَطِنُ . اِسْمَعْ نِدَائِى بِمَا سَمِعْتَ بِهِ نِدَاءَ عَبْدِكَ زَكَرِيَّا . وَانْصُرْنِيْ بِكَ لَكَ . وَاَيِّدْنِيِْ بِكَ لَكَ . وَاجْمَعْ بَيْنِىْ وَبَيْنَكَ وَحُلْ بَيْنِىْ وَبَيْنَ غَيْرِكَ . اَللهُ اللهُ اللهُ . إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآَنَ لَرَادُّكَ إِلَى مَعَادٍ . رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَداً . إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا . صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلاَمُهُ وَتَحِيَّاتُهُ وَرَحْمَاتُهُ وَبرَكَاتُهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِىِّ الأُمِّىِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ . وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الْمُبَارَكَاتِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

Artinya:”Ya Allah, Ya Tuhanku berikanlah shalawat yakni rahmat yang disertai ta’zhim atas manusia (Nabi Muhammad) yang dari dirinya telah terbuka segala rahasia, terbit semua cahaya, zhahir seluruh hakikat dan telah turun kepadanya pengetahuan Nabi Adam yang menyebabkan lemahnya para malaikat untuk mengetahuinya. Kecerdasan makhluk menjadi sangat kerdil untuk memahaminya. Makhluk yang terdahulu dan terkemudian tidak mampu menemukan hakikatnya. Kebun alam Malakut (Arsy, kursiy) dengan cahaya keindahannya menjadi penghias ketakjuban tak ubahnya bagaikan bunga di kebun yang indah. Telaga Jabarut dituangkan dengan sebab melimpahnya cahaya beliau. Tidak ada sesuatu apapun di alam nyata dan alam ghaib melainkan tergantung keberadaannya dengan diri Nabi Muhammad. Beliaulah yang menjadi perantara. Sebagaimana dikatakan jika tidak ada al-Wasithah (perantara), maka tidak akan ada al-Mausuth (alam nyata dan alam ghaib). Ya Allah berikan shalawat dari-Mu kepada Nabi Muhammad sebenar-benar shalawat yang pantas kepadanya sebagaimana beliau merupakan orang yang layak menerimanya. Ya Allah, sesungguhnya beliau adalah rahasia Engkau yang tersembunyi yang terkumpul pada diri beliau segala ilmu dan pengetahuan, yang menunjuki makhluk kepada jalan Engkau. Beliau juga merupakan Hijab Engkau yang paling besar (tidak ada yang bisa sampai kepada Allah tanpa perantara Nabi Muhammad). Beliau yang mengabdikan dirinya untuk-Mu dalam mengajak makhluk kepada jalan-Mu. Ya Allah, Ya Tuhanku sampaikanlah diriku kepada nasabnya (agama yang dibawa). Berikanlah aku karunia mendapat kemuliannya dengan akhlak yang terpuji. Berikanlah aku ma’rifah tentang beliau yang menyebabkan diriku selamat dari sumber mata air yang mengandung racun kebodohan. Dengan sebab ma’rifah tersebut aku dapat meneguk air dari sumber mata air keutamaan. Posisikanlah aku di atas jalannya menuju Engkau dalam sebenar-benar posisi yang dikelilingi pertolonganmu. Jauhkanlah diriku dari kebatilan sehingga aku dapat menghancurkan kebatilan tersebut. Masukanlah diriku dalam lautan tauhid al-Ahadiyyah (fana dari yang selain Allah) dan cabutlah diriku dari lumpur tauhid, tenggelamkanlah aku dalam hakikat lautan al-Wahdah (maqam Baqa) sehingga aku tidak bisa melihat, tak bisa mendengar dan tak bisa merasakan kecuali dengannnya. Ya Allah, jadikanlah Hijab al-A’zham yakni Nabi Muhammad sebagai kehidupan bagi ruhku, jadikanlah ruh beliau menjadi rahasia hakikatku, dan jadikanlah hakikat diri beliau menjadi hakikat jiwa ragaku. Dan hakikat dirinya menjadi suluruh bagian hidupku dengan penegasan perjanjian pertama bersama Allah al-Haq yang pertama kali. Ya Awwal, Ya Akhir,  Ya zhahir, Ya Bathin, kabulkanlah segala permohonanku sebagaimana Engkau kabulkan doa hamba-Mu Nabi zakariya. Berikanlah aku pertolongan dengan kekuatan-Mu untuk berada pada jalan-Mu, hilangkanlah segala kelalaianku yang menyibukan diri dari Engkau. Ya Allah, ya Allah, Ya Allah
Keutamaan shalawat Ibn Masyisy
Shalawat ini merupakan salah satu amalan rutin Thariqah al-Syadzilliyyah. Syaikh Isa al-Tsa’alabiy dan Syaikh Ahmad al-Babiliy mengatakan: “Shalat Masyisiyyah diamalkan satu kali setiap selesai melakukan shalat Subuh dan satu kali setelah selesai melakukan shalat Maghrib. Sebagian ulama lain mengatakan dibaca setelah shalat Subuh, shalat Maghrib dan shalat Isa, masing-masing sebanyak 3 kali.
Siapa saja yang istiqamah membacanya akan mendapatkan al-Asrar (rahasia), al-Anwar (cahaya), al-Madad al-Ilahiy (pertolongan Allah), al-Fath al-Rabbaniy (terbuka rahasia ketuhanan), penjagaan dari penyakit zhahir batin, bala dan mushibah, pertolongan dari segala musuh dan kemudahan dari segala hajat.
Syaikh Abdul Majid Ali al-Adawiy mengatakan bahwa; “Shalawat Imam Abdus Salam Ibn Masyisy merupakan salah satu shalawat yang paling utama. Para ulama beralasan karena pada shalawat tersebut terdapat kalimat:
صَلاَةً تَلِيْقُ بِكَ مِنْكَ اِلَيْهِ كَمَا هُوَ اَهْلُهُ
Artinya:” Ya Allah berikan shalawat dari-Mu kepada Nabi Muhammad sebenar-benar shalawat yang pantas kepadanya sebagaimana beliau merupakan orang yang layak menerimanya.”

Tulisan ini merupakan penggalan dari sebuah karya berupa buku dengan judul:
فَاتِحُ اْلأَسْرَارِ وَمُفَرِّجُ الْهُمُوْمِ وَاْلأَغْيَار
فِي فَضَائِل ِاَحَدَ عَشَرَ صَلَوَاتٍ عَلَى النَّبِيّ الْمُخْتَار
Pembuka Segala Rahasia Penghempas Lara Dan kesulitan
Dalam Menguak Keutamaan 11 Shalawat Para Auliya
kepada Nabi Muhammad
(H. Rizki Zulqornain Asmat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar